Ahlan Wasahlan
Pesan disini ???

Archives
Categories
Statistik
Powered by  MyPagerank.Net
Intip YM

ANDAI LEBIH PANJANG LAGI

Seperti yang telah biasa dilakukannya ketika salah satu sahabatnya meninggal dunia Rosulullah mengantar jenazahnya sampai ke kuburan. Dan pada saat pulangnya disempatkannya singgah untuk menghibur dan menenangkan keluarga almarhum supaya tetap bersabar dan tawakal menerima musibah itu.

Kemudian Rosulullah berkata,”tidakkah almarhum mengucapkan wasiat sebelum wafatnya?” Istrinya menjawab, saya mendengar dia mengatakan sesuatu diantara dengkur nafasnya yang tersengal-sengal menjelang ajal” “Apa yang di katakannya?” “saya tidak tahu, ya Rosulullah, apakah ucapannya itu sekedar rintihan sebelum mati, ataukah pekikan pedih karena dasyatnya sakaratul maut. Cuma, ucapannya memang sulit dipahami lantaran merupakan kalimat yang terpotong-potong.” “Bagaimana bunyinya?” desak Rosulullah. Istri yang setia itu menjawab, “suami saya mengatakan “Andaikata lebih panjang lagi….andaikata yang masih baru…. andaikata semuanya….”
hanya itulah yang tertangkap sehingga kami bingung dibuatnya. Apakah perkataan-perkataan itu igauan dalam keadaan tidak sadar,ataukah pesan-pesan yang tidak selesai?” Rosulullah tersenyum.”sungguh yang diucapkan suamimu itu tidak keliru,”ujarnya.

Kisahnya begini. pada suatu hari ia sedang bergegas akan ke masjid untuk melaksanakan shalat jum’at. Ditengah jalan ia berjumpa dengan orang buta yang bertujuan sama. Si buta itu tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntun. Maka suamimu yang membimbingnya hingga tiba di masjid. Tatkala hendak menghembuskan nafas penghabisan, ia menyaksikan pahala amal sholehnya itu, lalu iapun berkata “andaikan lebih panjang lagi”. Maksudnya, andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanyalebih besar pula.

Ucapan lainnya ya Rosulullah?”tanya sang istri mulai tertarik. Nabi menjawab,”adapun ucapannya yang kedua dikatakannya tatkala, ia melihat hasil perbuatannya yang lain. Sebab pada hari berikutnya, waktu ia pergi ke masjid pagi-pagi, sedangkan cuaca dingin sekali, di
tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan. Kebetulan suamimu membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka ia mencopot mantelnya yang lama, diberikannya kepada lelaki tersebut. Dan mantelnya yang baru lalu dikenakannya. Menjelang saat-saat terakhirnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu sehingga ia pun menyesal dan berkata, “Coba andaikan yang masih yang kuberikan kepadanya dan bukan mantelku yang lama, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi”.Itulah yang dikatakan suamimu selengkapnya.

Kemudian, ucapannya yang ketiga, apa maksudnya, ya Rosulullah?” tanya sang istri makin ingin tahu. Dengan sabar Nabi menjelaskan,”ingatkah kamu pada suatu ketika suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Engkau menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur dengan daging. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba- tiba seorang musyafir mengetuk pintu dan meminta makanan. Suamimu
lantas membagi rotinya menjadi dua potong, yang sebelah diberikan kepada musyafir itu. Dengan demikian, pada waktu suamimu akan nazak, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalannya itu. Karenanya, ia pun menyesal dan berkata ‘ kalau aku tahu begini hasilnya,
musyafir itu tidak hanya kuberi separoh. Sebab andaikata semuanya kuberikan kepadanya, sudah pasti ganjaranku akan berlipat ganda. Memang begitulah keadilan Tuhan. Pada hakekatnya, apabila kita berbuat baik, sebetulnya kita juga yang beruntung, bukan orang lain.
Lantaran segala tindak-tanduk kita tidak lepas dari penilaian Allah. Sama halnya jika kita berbuat buruk. Akibatnya juga akan menimpa kita sendiri.Karena itu Allah mengingatkan: “kalau kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu. Dan jika kamu berbuat buruk, berarti kamu telah berbuat buruk atas dirimu pula.” (surat Al Isra’:7)
(sumber: bungarampai)

Keutamaan Berdzikir

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran bagi kaum yang berfikir, yakni mereka yang selalu mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk, atau berbaring seraya berfikir tentang penciptaan langit dan bumi (kemudian berkata): Ya Rabb kami, tidaklah Engkau ciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari adzab api neraka?.Suatu saat ketika Rasulullah SAW tengah shalat tahajjud, turunlah ayat ini
dan beliaupun menangis. Bilal yang berada di dekat Rasulullah SAW melihat beliau menangis bertanya: ?Mengapa engkau menangis, ya Rasulullah? Celakalah orang yang membaca ayat-ayat ini(QS. 3:190-191) namun tidakjuga m engambil pelajaran darinya?.
Digambarkan dalam 2 ayat di atas keterpaduan antara ayat qauliyah dan kewajiban mentadabburinya serta ayat-ayat kauniyah dan kewajiban mentafakkurinya. Kemudian juga antara kegiatan berzikir dan berfikir.
Rasulullah SAW sebagai pribadi mulia yang menjadi panutan digambarkan sebagai orang yang diamnya fikir (senantiasa berfikir) dan bicaranya adalah zikir (senantiasa berzikir). Beliau tidak pernah berdiam diri, melamun yang tidak berguna, melainkan diamnya selalu dengan konteks berfikir. Begitu pula bila beliau berkata-kata, seluruh kata-katanya mengandung zikir atau paling tidak mengandung muatan zikir.
Dalam QS. Ali-Imran:102, Allah Taala berfirman, Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu dengan sebenar-benar taqwa (haqqa tuqatih) dan janganlah engkau mati melainkan dalam keadaan Islam?.
Makna taqwa yang ?haqqa tuqatihi? dijabarkan dalam hadits sebagai berikut: Allah senantiasa kau ingat (dzikrullah) dan tidak kamu lupakan. Allah selalu kau syukuri (bersyukur kepada-Nya) dan tidak mengkufuri nikmatnya. Dan Allah senantiasa kau taati dan tidak kau kufuri.
Salah satu ciri ketaqwaan yang hakiki ternyata adalah berzikir pada-Nya di mana saja dan kapan saja. Artinya di dalam kondisi yang bagaimanapun kita tetap mengingatnya, berzikir dengan hati, akal dan lisan kita.
Zikirullah juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keimanan. Dan orang-orang yang lalai dari mengingat Allah akan mudah terperosok atau terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan.
Imam Asy-Syahid Hasan Al-Banna ditaqdirkan Allah lahir ke dunia sebagai seorang mujtahid dan pejuang/mujahid. Ia seorang imam dalam segala hal, demikian ungkap Syaikh Ramadhan Al-Buthi. Ia juga pemimpin yang menyejarah, fenomenal, demikian diungkap Abul Hasan Ali An-Nadwi sedangkan komentar Al-Bahi al-Khuli, ia adalah sebuah gagasan yang menyimpan kekuatan. Dan Robert Jackson, pengamat asing menilai bahwa dalam diri Imam Hasan Al-Banna terkumpul kecerdikan politisi, kekuatan para panglima, hujjah para ulama, keimanan kaum sufi, ketajaman analisa para ahli matematika, analogi para filosofi, kepiawaian para orator dan keindahan susunan kata para sastrawan.

Ingin Konsultasi tentang Islam ???

syariah-online1Sharia Consulting Center (SCC) atau Pusat Konsultasi Syari’ah adalah lembaga sosial yang didirikan tahun 2000. Pendiriannya dilatarbelakangi oleh tumbuhnya kesadaran umat Islam yang semakin meningkat, baik ditingkat personal maupun komunal.

Hal itu ditandai dengan munculnya kesadaran yang tinggi akan pentingnya implementasi nilai-nilai Islam secara formal. Sabagaimana maraknya aktivitas keislaman di sekolah, kampus, instansi pemerintah, perkotaan dan lain-lain. Sisi lain dari kesadaran umat tersebut adalah kemunculan partai-partai Islam di negeri tercinta ini.

Namun, dalam waktu yang sama arus globalisasi yang terus bergulir dapat menimbulkan problematika kehidupan yang sangat kompleks, baik pada sisi moral, mental, pemikiran, makanan dan pergaulan yang skalanya dapat mencakup tingkat pribadi, keluarga maupun negara. Ketika masyarakat dihadapkan dengan adanya ketimpangan antara idealisme syari’at Islam dengan realitas kehidupan saat ini, maka muncullah berbagai macam pertanyaan yang meminta segera dicarikan solusinya.

Sejak bulan Mei 2002, SCC telah meluncurkan website syariahonline.com. Melalui website ini, masyarakat dapat melakukan berbagai hal tentang Islam. Dan sejak diluncurkan, Alhamdulillah apresiasi umat Islam untuk kembali kepada hukum Islam sangat menggembirakan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pertanyaan yang masuk semakin meningkat dan makin bervariatif tiap bulannya. Hingga tidak kurang dari 5000 - 15.000 pengunjung pada website ini.

Mengingat semakin banyaknya masyarakat yang berkonsultasi mengenai berbagai persoalan agama, keluarga, kehidupan mereka, maka sejak tahun 2006 SCC telah memiliki kantor baru yang lebih memadai guna memudahkan masyarakat dalam berkonsultasi secara gratis dan dalam mendapatkan bimbingan secara agama.

Perlu diketahui bahwa ada dua program unggulan SCC yang bersifat sosial yaitu konsultasi agama dan keluarga lewat telepon, yang tidak dikenakan tarif komersial, serta konsultasi via telepon yang tidak dikenakan tarif komersial serta konsultasi via internet. Karena itu, SCC sangat membutuhkan dukungan dana guna terlaksananya program tersebut dengan baik.

Semoga dengan munculnya SCC ini dapat mencerahkan umat. Amiin

Hak seorang Muslim Dari Muslim Lainnya

Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factorfaktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan. Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan niat sucinya :
1. Apabila engkau menjumpainya engkau berikan salam kepadanya.
2. Apabila iamengundangmu engkau memperkenankan undangannya.
3. Apabila ia meminta nasehat, engkau menasehatinya.
4. Apabila ia bersin dan memuji Allah, hendaklah engkau mentasymitkannya (berdoa untuknya).
5. Apabila ia sakit hendaklah engkau menjenguknya.
6. Apabila ia mati hendaklah engkau antarkan jenazahnya. (HR.Muslim dan Tirmizi).
Mengucapkan Salam
Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factorfaktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan. Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan niat sucinya . Oleh karena itu awal pertemuan dengan sesama muslim agar hati mereka terikat satu dengan yang lainnya hingga timbulnya rasa saling menyinta dimulai dengan
mengucapkan dan menyebarkan salam : Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.
Sabda Rasulullah SAW:
“Demi Dzat yang diriku dalam genggamanNya, mereka tidak masuk surga sehingga mereka beriman, dan mereka tidak beriman sehingga mereka saling menyinta. Maukah kamu aku tunjukkan sesuatu yang jika kamu mengerjakannya kamu saling menyinta? Sebarkan salam di kalangan kamu.”
Salam yang merupakan alat penghormatan kaum muslimin lebih menegaskan bahwa agama mereka adalah agama damai dan aman, serta mereka adalah penganut salam (perdamaian) dan pencinta damai. Dalam hadis Rasulullah saw bersabda :
“Sesungguhnya Allah menjadikan salam sebagai penghormatan bagi umat kami dan jaminan keamanan untuk kaum zimmah kami.” Dan seseorang tidak layak memulai pembicaraan kepada sesamanya sebelum ia memulainya dengan ucapan salam, karena salam adalah ungkapan rasa aman dan tidak ada pembicaraan sebelum adanya rasa aman.
Rasulullah saw bersabda :
“Ucapkan salam sebelum memulai berbicara.”
Memenuhi Undangan
Seorang muslim yang mengundang saudaranya, maka ia berhak didatangi, oleh karena itu kewajiban yang diundang adalah mendatangi undangan tersebut sebagai mana sabda Rasulullah saw :
“Penuhilah undangan ini jika kamu diundang.”
Undangan yang diberikan dari sesama muslim menunjukkan penghormatan dan perhatian yang besar kepada saudaranya yang diundang tersebut sehingga bagi yang tidak memenuhi undangan tentu saja menyebabkan kekecewaan. Mengabaikan undangan disamakan dengan pembangkangan kepada Allah dan Rasul, begitu juga sebaliknya saat seseorang yang datang tanpa diundang diumpamakan seperti pencuri, karena kedatangannya tidak diinginkan oleh yang mengundang seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dawud :
“Barangsiapa diundang kemudian dia tidak memenuhi undangan tersebut, maka ia telah membangkang pada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa masuk tanpa diundang, maka ia masuk sebagai pencuri.”
Memberi Nasehat
Memberi nasehat kepada sudara muslim yang memintanya hendaklah dipenuhi. Karena nasehat ini dapat mendorong saudaranya kearah kebaikan. Nasehat yang tulus akan berbekas dan berpengaruh sehingga dapat masuk kedalam relung hati yang terbuka untuk menerimanya. Bagi yang menasehati saudaranya, hendaknya ia mengerjakan apa yang diucapkan, mengamalkan apa yang dinasehatkan, sebab nasehat yang tidak diamalkan dan tidak dijiwai tidak akan berbekas pada jiwa yang dinasehati. Dan
sesungguhnya agama ini adalah nasehat sebagaimana sabda Rasulullah saw :
“Agama itu nasehat”. Kami bertanya kepada beliau, “Nasehat kepada siapa ?” Beliau menjawab : “Terhadap Allah, Quran, RasulNya, pemimpinpemimpin dan seluruh kaum Muslimin”.
Mendoakannya ketika bersin
Mendoakan saudara yang bersin merupakan wujud perhatian dan kasih sayang terhadap saudaranya, sebab tatkala saudaranya itu bersin dan mengucapkan pujian kepada penciptanya : ?Alhamdulillah?, serta merta ia yang mendengarkannya menanggapi dengan mengucapkan “Yarhamukallah”
(Semoga Allah memberimu Rahmat), ia merupakan ucapan simpati dan doa atas kondisi saudaranya yang senantiasa memuji Allah dalam setiap keadaan khususnya saat ia bersin. Maka mendoakan dengan Rahmat layak diberikan pada saudaranya yang telah memuji Allah tersebut. Saat mendapatkan doa Rahmat, maka saudaranya itu hendaknya juga membalas doa bagi yang
telah mendoakannya dengan mengucapkan : “Yahdini wayahdikumullah wa yuslih balakum” (Semoga Allah memberiku dan engkau petunjuk dan semoga Allah memperbaiki keadaanmu). Doa tersebut cerminan telah terjalinnya ikatan hati antara sesama muslim
yang senantiasa menghendaki kebaikan bagi saudaranya.

Menjenguknya ketika sakit

Merupakan kewajiban umat Islam untuk mengunjungi saudaranya yang sakit. Hal ini dapat meringankan beban derita sisakit yang merana sendirian dan merasa terasing. Kedatangannya hendaknya dapat meringankan beban sisakit dan dapat menghiburnya.
Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda :
“Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat : “Wahai bani Adam, Aku sakit dan kamu tidak menjengukKu. ” Ia berkata : “Wahai Rabbku, bagaimana bisa aku menjengukMu sedang Engkau adalah Tuhan sekalian Alam ?” Allah menjawab “Tidakkah kamu mengetahui bahwa seorang hambaKu fulan sakit dan kamu tidak menjenguknya ? Tidakkah kamu mengetahui bahwa andaikata kamu menjenguknya, kamu mendapatiKu di sisinya ” (HR.Muslim).
Rasulullah saw memberikan motivasi kepada umatnya agar menjenguk orang sakit dengan menempatkannya di antara buah-buahan surga, sabda Rasulullah saw :
“Sesungguhnya seorang muslim apabila menjenguk saudaranya sesama muslim, maka ia tetap berada di antara buah-buahan surga yang siap dipetik, sampai akhirnya ia kembali” (HR.Muslim).
Sangat indah sekali ajaran Islam, setiap kebaikan yang dilakukan untuk orang lain tidak luput balasannya di sisi Allah swt.
Mengiringi jenazahnya
Persaudaraan sejati tidak sebatas pada alam dunia saja, saat ajal menjemput, saudaranya ikut berta?ziyah dan mengiringi jenazahnya dan menyaksikan jasad saudaranya dimasukkan kedalam liang lahat, iringan terakhir di dunia dan kelak akan berjumpa di surganya Insya Allah.
Allah swt bahkan akan memberikan pakaian kehormatan bagi mu?min yang berta’ziyah kepada saudaranya sebagaimana yang diriwayatkan Ibnu Majah dari Amr bin Haram : Tiadalah di antara mu’min berta’ziyah kepada saudaranya yang mendapat musibah, kecuali Allah mengenakan pakaian kehormatan pada hari kamat. (referensi : taujih )

Ghirah Beragama

Menjadikan keharusan bagi kita untuk selalu menuntut ilmu, selagi nyawa masih kita bawa, maka menjadikan hidup ini berkualitas merupakan cita-cita hampir sebagian besar manusia. Hidup di dunia yang hanya terjadi sekali ini, rasa-rasanya menjadi mubadzir kalau selama hidup kita digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.
Mencari ilmu, atau mendatangi majlis ilmu sebagaimana disampaikan oleh Ust Mahmud Mahfud yang diambil dari sebuah hadist, akan memperoleh banyak manfaat diantaranya :
- memperoleh ketenangan jiwa
- diberikan rahmat dan dijauhkan dari laknat Allah, sehingga do’a kita akan dikabulkan .. insyaallah
- diturunkankannya malaikat rahmat yang selalu memintakan ampunan terhadap dosa-dosa kita
- dan akan disebutkan nama-nama yang hadir dalam majlis ilmu tersebut satu persatu dihadapan malaikat-malaikat
Hadirnya umat ini di Majlis Ilmu maka akan menguatkan Ghirah dalam beragama. Ghirah bisa diartikan sebagai semangat, ghirah akan muncul jika ada iman, jika iman tinggi maka ghirahpun akan tinggi. Kita menyadari bahwa iman sesorang kadang naik, kadang turun. Hanya para Nabi saja yang imannya naik terus, sedang yang imannya stabil hanya dimiliki oleh malaikat. Ghirah perllu senantiasa dijaga. Iman mesti diikrarkan dengan kalimah syahadah yang kita ucapkan setiap hari. Dan iman pun mesti kita aktualisasikan dalam pergaulan/kehidupan sehari-hari. Unsur iman yang paling penting adalah amal. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Ashr : Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dan saling berpesan dengan kebenaran dan saling berpesan dalam kesabaran.
Rasul lebih mencintai orang yang imannya kuat karena ghirahnyapun juga kuat. Mukmin yang kuat baik fisik, mental dan akal, lebih Allah cintai daripada mukmin yang dhaif (lemah). Mukmin yang kuat akan senantiasa diberi rahmat, sehingga do’anya pun banyak yang dikabulkan.
Untuk menjadikan diri kita menjadi mukmin yang kuat (Qowwi) :
1. Jaga hal-hal yang bermanfaat, yang kurang manfaat kita tinggal
2. Berlindung dan mengabdi hanya kepada Allah, orang lain itu hanya sebagai wasilah,
3. Jangan merasa lemah, mesti optimis
4. Jangan berandai-andai, sesuatu yang sudah terjadi janganlah diungkit-ungkit.
Wallahu a’lam

Speeeeeeeeeed

Kaget, gumun dan terkesima, begitu komentar yang berada dalam benak dan terekspresi dalam tingkah laku. Setelah seminggu yang lalu merayakan Ultah pertama dengan si Smart, perayaan yang dipenuhi jamuan kesabaran, kini hadir bingkisan istimewa dari seseorang yang datang bagai gerimis di siang yang panas, mak nyus itu kalau kata si Bondan Winarno dalam wisata kulinernya.
Tidaklah berlebihan apresiasi ini ditujukan pada Bang Connect, sehari setelah perayaan itu, iseng2 sms nanyakan sesuatu yang dulu pernah ditawarkan, dan langsung direspon, esoknya langsung meluncur ke warung maknyus-nya dan dijanjikan besok atau lusa siap dipasang. Dan eeee sore hari itu juga langsung bingkisan itu dikirim via Rapidshare Premium. Dan tidak nyampe 30 menit, bingkisan Ultah itu selesai terdownload.
Begitulah kegembiraan yang kuterima ditengah kesabaran ini, sebuah kenikmatan yang luar biasa. Segalanya menjadi cepat, nikmat dan lezat. Hampir setahun koneksi internetku ndatndut, hidup nggak mati juga nggak, semua memang disesuaikan dengan kocek. Harga koneksi yang umum di sekitar tempat tinggalku rata2 berkisar 200 ribu untuk unlimited, maka mau tidak mau harus puas dan nerima keadaan dengan si mungil dan konseksuensinya pun harus menerima apa adanya dengan si mungil, mungkin kalau si mungil sudah tumbuh besar dia akan mampu berlari secepat atlet Olympiade. So, dengan bergesernya waktu dan bertambahnya kemakmuran bangsa ini (halah), maka harga koneksi pun mulai terjangkau. Dengan berbekal Akses Point dan kabel 15 meter lengkap dengan kotak plastik pengaman (itu semua juga dipinjami Bang Connect) dan sedikit sisa kayu 1,5 meter, maka lengkap sudah akses point terpancang berdiri kokoh di depan rumah, andai dipersiapkan dengan baik mungkin pemasangan akses point itu akan diiringi dengan lagu kebangsaan. Kutelpon Bang Connect untuk meminta ID dan password, kurang dari 5 menit, semuanya clap clap clap antara percaya tak percaya. Bagai orang yang habis sakit, begitu lahapnya makan, maka begitu lahapnya juga kubrowsing, kudownload dan kujelajahi negeri maya itu. Menjadi tantangan, apa yang dapat kulakukan dan kugali dari sumber daya alam di dunia maya ini. Kalau kemarin akses jalan yang kurang kondusif menjadikan alasan tidak produktifnya dalam komunitas Blogger baik Blogger Gurem atau Blogger Gurem Bangkok (guremnya sudah besar dan unggulan, kan ada jambu bangkok, ayam bangkok dsb). Semoga dengan perbaikan jalan menjadi hotmix ini akan mengurangi rasa malu dengan Pak Mars, Pak Sawali, Gus Yehia Ahmad, Mas Sholeh, Khairudin, mas Andi, Kang Jaitoe dan temen2 yang lain yang mungkin saya sebut satu persatu.

Ultah SMART-ku

Mendapatkan koneksi internet yang bagus, itu menjadikan dambaan. Terbayang dengan kecepatan yang clap clap clap. Perjalanan ini dimulai tahun 2006an, kupakai dial up telkomsel 080989999 ( kosong delapan kosong sembilan delapan sembilan empat kali …. ) kuladeni tantangan batin untuk browsing. Diel …diel… diel … tagihan telpon bulan berikutnya melambung, padahal pemakaian hanya beberapa jam saja, maklumlah 165rp permenit (itu permenit, kalau berjam-jam ya hitung sendiri), ada promo weekend net dr layanan yang sama, cukup 1000rp perjam, kulayani juga, eeeee masak selancar kok nunggu week end. Tawaran berikutnya speedy … akses sih cepet, tp cepet bokek juga, masih terlampau mahal untuk kocekku.
Desember 2008 ada angin segar, sebuah penyedia jasa layanan internet CDMA (sebut saja SMART) buka promo, dengan beli HP Smart 1200 seharga 289rb, aku dapat gratisan koneksi 6 bl, wow … menggiurkan , aku hitung 289rb : 6bl =48 ribuan, dapet gratisan HP juga. Segera kuberlari juga keesokan harinya di Galery Smart DP Mall Semarang, pagi sekali, sampe2 belum buka kutunggui juga demi sebuah cita-cita (ceileee). Pulang dengan seribu harapan … kucoba koneksi … dial … berhasil, dan yang penting cocok dengan kocekku. Namun kadang koneksi kurang menggembirakan, lebih2 untuk indoor, maklum rumahku kehimpit dengan rumah tetangga yang bertingkat, so … begitulah. Nyatanya kubawa di tempat yang bebas penghalang toh lancar2 saja. Lumayan murah dan menyenangkan tanpa taku bea rekening telpon tambahan. Enam bulan berlalu, rupanya jatah promo habis, gimana nih, eeee dia ngasih perpanjangan dengan isi pulsa 50rb gratis koneksi 1 bulan (50rbnya masih bisa dipakai untuk nelpon, sms, dan bayar koneksi lhoh). Kujalani dengan tabah dan penuh kesabaran. Sebulan berlalu kupakai bea 3rb perhari.
Tak terasa setahun (1 tahun) sudah aku berlangganan SMART, karena sekarang sudah Desember 2009, kesabaran demi kesabaran kulalui, semoga sekarang masih sabar juga. Namun harapan untuk mendapatkan koneksi murah dan cepat masih dalam impian, karena SMARTku semakin lambat … maklum semakin banyak yang pakai. “Mau cepat kok murah”

Free Hotspot, dimana kau ….

Kebutuhan informasi sepertinya sebagai sesuatu yang gawat darurat mesti segera ditangani dan diprioritaskan. ICT menjadi ikon untuk mendongkrak keterbelakangan informasi setelah berpuluh-puluh tahun bangsa ini mendombrak tempurung kelapa itu (emang bangsa ini seperti katak …??hiks), Kalau itu sih cuma perumpamaan yang sering dipakai para guru bahasa, yang peribahasa itu berlaku secara generalisasi tidak penuli tukang sapu sampai KPK, dari presdir sampai pres-ir ri, dari tukang nyatat bon sampai tukang ngeblog sekalipun. Artinya untuk menunjang melesatnya informasi atau proses pengakselerasian informasi, butuh teknologi.

Namun sayangnya biaya koneksi untuk menunjang transfer knowledge lewat dunia maya masih seperti barang mewah, sementara area area gratisan (hotspot) masih langka. Sebagian masyarakat untuk mem-browse informasi masih  memanfaatkan fasilitas yang bukan fasilitas pribadi (tidak semua lho ya), artinya biaya itu memang masih dirasa mahal.

Saya yakin masyarakat masih menanti murahnya sarana informasi. Kalau kita lihat ke belakang perjalanan sarana komunikasi, mungkin semua akan berharap seperti itu. Sebut saja HP(pesawat+SIM), di era 5 tahun yang lalu hanya dimiliki orang-orang berkantung tebal, namun sekarang tidak lagi, kantong tipis sekalipun masih bisa mengusahakannya.

Sekali lagi kita masih berharap dan terus berharap terhadap murahnya sarana teknologi informasi dan komunikasi

Sekali lagi kita JUGA masih berharap dan terus berharap terhadap murahnya biaya koneksi (internet),

Andai itu bisa dilakukan kita tidak akan semakin menjadi bangsa yang tertingggal ….

Namun semuanya pun mesti dibarengi perluasan dan penguatan moral bangsa ini.

Tipe-tipe manusia

Di bulan yang Ramadhan yang penuh berkah ini beruntunglah orang yang bisa melakukan perbaikan dalam kehidupannya. Perbaikan tidak datang dengan sendirinya, tetapi “dia” harus disongsong. Berbagai menu sebenarnya sudah disajikan dalam acara pe”nyongsong”an itu, tinggal pilih, dan nyaris semuanya gratis. Kalau kita cermati di bulan ini berbagai media menyajikan suguhan bernuansa religius, seakan mereka berlomba antar media (*baik kan ?). Dari media, majlis taklim sampai kuliah shubuh.

Ada hidangan yang sangat menarik dalam materi-materi tadi, seperti materi yang baru saja diberikan oleh seseorang (baca: da’i, ustad, motivator, pengusaha :) ). Dia menyampaikan tentang tipe-tipe manusia (*tentu ini terkait dengan perbaikan)

Bahwa manusia digolongkan dalam 3 jenis yaitu :
1. Manusia yang living in the past
type manusia ini adalah manusia yang selalu living dalam kenangan.  Dia hidup dgn terus membayangkan masa lalu dan segala kenangan yang ada, dan suka berharap seandainya kembali ke masa ini atau masa itu. Disisi lain, kadang justru  digunakan untuk meng”gosip” dan men”takabur”i dirinya sendiri. Terkadang tipe ini juga menyukai sajian yang berbau masa lalu (baca:gosip) entah itu dirinya sendiri atau orang lain. Sangat susah maju kalau tipe ini sangat dominan. Memang sih masa lalu kadang sangat dibutuhkan untuk pelajaran, pelajaran untuk melangkah di masa depan. Cerita-cerita orang dahulu (baca:orang-orang sholeh) sangat dibutuhkan utnuk pelajaran masa kini dan masa datang

2. Manusia yang living now
Typical manusia  hidup di masa kini, tidak ingin kembali ke masa lalu seindah apa pun masa lalu-nya atau seburuk apa pun masa lalunya. Hidup dalam merancang masa depan, tapi juga melaksanakan apa yang bisa dilaksanakannya saat ini. tergolong manusia yang biasa memulai segala sesuatu (hubungan dll) dalam posisi “zero” atau netral.  Namun kadang dia hanyut dengan suasana terkini, seperti media masa. Jika sekarang lagi hangatnya terorisme, pembajakan, artis,  semua membicarakannya, ya koran, TV,  sampai di poskamling

3. Manusia yang living at the future
Type manusia yang hidup dgn masa depan. Hidupnya penuh perencanaan, baik urusan dunia maupun akhirat. Para pengusaha biasanya memiliki tipe ini untuk perencanaan bisnisnya, dia sangat menghindari tipe masa lalu dan masa kini.

Secara generalisasi, sebagai umat beragama tentu semua direncanakan untuk “kehidupan yang abadi”, masa lalu digunakan untuk pelajaran dan masa kini digunakan untuk menabung untuk kehidupan “mendatang”

Face Book, SMS dan Ramadhan

Jika kita penikmat situs jejaring sosial Facebook, di bulan puasa ini ada nilai plus yang bisa Anda lakukan melalui terobosan teknologi ini. Tidak ada yang bertentangan dengan pemahaman Islam jika Facebook sebagai situs jejaring sosial ditujukan untuk mengembangkan sifat-sifat positif dalam relasi dengan orang lain. Hal tersebut tidak ubahnya pemahaman masyarakat terhadap media internet, mau diapakan dan dikemanakan tergantung pemakainya, mencari yang negatif … segudang, mencari yang positif mungkin bergudang-gudang. Seperti pisau … mau diguanakan untuk iris2 buah, sayuran atau membunuh sekalipun semua tergantung pemakainya

Facebook merupakan salah satu perangkat yang memudahkan kegiatan silaturahim yang dinilai sebagai ibadah dalam pemahaman ajaran Islam. Kita bisa meringkas, melakukan efisiensi kegiatan ibadah yang bersifat silaturahim.

Nilai-nilai kebaikan yang semestinya bisa dikembangkan melalui situs jejaring sosial ini adalah tolong-menolong dalam kebaikan, saling mengingatkan, terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman serta saling memotivasi.

Sebenarnya tidak cuma Face book saja, sms ternyata juga cukup efektif. Kalau kita lihat iklan TV, sms/hp bisa untuk bangunin orang untuk makan sahur, maka sms pun tentunya bisa dijadikan sarana untuk saling mengingatkan (nasehat menasehati).

Mari kita manfaatkan peluang2 untuk menambah “investasi akherat kita”

September 2010
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930