Speeeeeeeeeed
Kaget, gumun dan terkesima, begitu komentar yang berada dalam benak dan terekspresi dalam tingkah laku. Setelah seminggu yang lalu merayakan Ultah pertama dengan si Smart, perayaan yang dipenuhi jamuan kesabaran, kini hadir bingkisan istimewa dari seseorang yang datang bagai gerimis di siang yang panas, mak nyus itu kalau kata si Bondan Winarno dalam wisata kulinernya.
Tidaklah berlebihan apresiasi ini ditujukan pada Bang Connect, sehari setelah perayaan itu, iseng2 sms nanyakan sesuatu yang dulu pernah ditawarkan, dan langsung direspon, esoknya langsung meluncur ke warung maknyus-nya dan dijanjikan besok atau lusa siap dipasang. Dan eeee sore hari itu juga langsung bingkisan itu dikirim via Rapidshare Premium. Dan tidak nyampe 30 menit, bingkisan Ultah itu selesai terdownload.
Begitulah kegembiraan yang kuterima ditengah kesabaran ini, sebuah kenikmatan yang luar biasa. Segalanya menjadi cepat, nikmat dan lezat. Hampir setahun koneksi internetku ndatndut, hidup nggak mati juga nggak, semua memang disesuaikan dengan kocek. Harga koneksi yang umum di sekitar tempat tinggalku rata2 berkisar 200 ribu untuk unlimited, maka mau tidak mau harus puas dan nerima keadaan dengan si mungil dan konseksuensinya pun harus menerima apa adanya dengan si mungil, mungkin kalau si mungil sudah tumbuh besar dia akan mampu berlari secepat atlet Olympiade. So, dengan bergesernya waktu dan bertambahnya kemakmuran bangsa ini (halah), maka harga koneksi pun mulai terjangkau. Dengan berbekal Akses Point dan kabel 15 meter lengkap dengan kotak plastik pengaman (itu semua juga dipinjami Bang Connect) dan sedikit sisa kayu 1,5 meter, maka lengkap sudah akses point terpancang berdiri kokoh di depan rumah, andai dipersiapkan dengan baik mungkin pemasangan akses point itu akan diiringi dengan lagu kebangsaan. Kutelpon Bang Connect untuk meminta ID dan password, kurang dari 5 menit, semuanya clap clap clap antara percaya tak percaya. Bagai orang yang habis sakit, begitu lahapnya makan, maka begitu lahapnya juga kubrowsing, kudownload dan kujelajahi negeri maya itu. Menjadi tantangan, apa yang dapat kulakukan dan kugali dari sumber daya alam di dunia maya ini. Kalau kemarin akses jalan yang kurang kondusif menjadikan alasan tidak produktifnya dalam komunitas Blogger baik Blogger Gurem atau Blogger Gurem Bangkok (guremnya sudah besar dan unggulan, kan ada jambu bangkok, ayam bangkok dsb). Semoga dengan perbaikan jalan menjadi hotmix ini akan mengurangi rasa malu dengan Pak Mars, Pak Sawali, Gus Yehia Ahmad, Mas Sholeh, Khairudin, mas Andi, Kang Jaitoe dan temen2 yang lain yang mungkin saya sebut satu persatu.


Speeeeeeeed….